Rabu, 25 Juni 2014



PERALATAN DAPUR
                  Dosen pembimbing : TETY  KURMALASARI,M.Sc. 
                 Mata kuliah : TRADISI MELAYU

Di susun oleh:
Nama          : BARIATI
Nim: 130388201067
Kelas : F1
           
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
2014



PERALATAN DAPUR
Pengertian dapur
Dapur senantiasa merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu rumah tangga, termasuk rumah tangga orang Melayu Riau Kepulauan. Oleh masyarakat setempat, dapur secara simbolis dianggap merupakan pelambang kesejahteraan keluarga. Lebih konkrit lagi sebagai lambang perut keluarga, rezeki keluarga, yaitu mencakup hasil kebun dan jerih payah usaha keluarga. Bahkan merupakan lambang kesejahteraan masyarakat daerah setempat.

            Oleh karena itu, orang Melayu Kepulauan Riau mempunyai kepercayaan yang kuat akan “semangat” atau “nama” yang terdapat pada setiap dapur. Kalau “semangat” tidak dipelihara dengan baik maka ia akan hilang. Dan ini berarti hantu atau setan dapur, dinamakan “hantu pisau raut” (disebut demikian karena menurut keyakinan masyarakat ke dua belah siku hantu tajam seperti pisau raut) akan merajalela, dan oleh karena itu kesejahteraan keluarga terancam.

            Mungkin karena mempunyai perasaan yang sedemikian itu, maka dapur diperlakukan dengan cara yang khusus dalam tradisi kehidupan masyarakat. Perlakuan khusus ini tidak saja berhubungan dengan pantang dan larangan yang erat hubungannya dengan tingkah laku penghuninya, tetapi juga dalam membangun dan menetapkan tempat dapur dalam lingkungan rumah tangga.

v  Peralatan dapur orang melayu
Ø  Lesung
Lesung adalah peralatan dapur orang melayu yang digunakan untuk  menghaluskan rempah-rempah,beras,kopi gula,dan lain –lain  sebagainya. pada umumnya seluruh rumah orang melayu memiliki lesung ini,lesung merupakan salah satu peralatan tradisional orang melayu yang masih ada saat ini,fungsi  lesung untuk menumbuk.
Lesung terbagi 2 :
1.      Lesung batu
Lesung batu adalah alat untuk menghaluskan  rempah-rempah seperti cabe,lengkuas,kunyit,jahe dan lain-lain.
Orang melayu di kepulauan riau biasanya dalam pernikahan ,khusus di natuna biasanya mengadakan pesta  atau resepsi sebelum memasak makanan di adakan tumbuk-menumbuk rempah-rempah ,jika tidak ada acara tumbuk-menumbuk  rempah-rempah, tidak terasa  ada pesta dan sebaliknya   jika ada acara tumbuk rempah-rampah ada  terasa pesta ,maka dari itu para ibu-ibu membawa lesung batu dari rumah ke rumah yang mengadaan pesta pernikahan.


 
Gambar lesung batu

2.Lesung kayu
            Lesung kayu adalah alat yang digunakan untuk menumbuk . lesung kayu terbuat  dari kayu seperti kayu pohon durian atau nangka.lesung kayu ini dalam orang melayu biasanya digunakan saat panen padi.bentuknya seperti trafesium sama kaki atau balok empat persegi panjang. bagian atas di beri lubang berbentuk kerucut tertelentang. Ukuran besarnya kira-kira 40 x 50 x 70 cm. alat penumbuknya, yaitu alu terbuat dari bahan kayu,yang panjangnya kiraa-kira 170-200 cm, bagian tengah nya lebih kecil dari kedua ujungnya.lesung ini dipergunakan untuk tempat menumbuk beras atau bahan-bahan makanan yang lain,seerti: kopi,kacang dan lain sebagai.
Gambar orang menumbuk beras menggunakan lesung kayu
 Narasumber  Nony sunarti
Tanggal lahir 10 ,oktober  1989